AREMA singo edan…

Posted: October 21, 2010 in NGALAMania ;)

Arema Indonesia (dahulu, Arema FC dan Arema Malang) adalah sebuah klub sepak bola yang bermarkas di Malang, Jawa Timur, Indonesia. Arema didirikan pada tanggal 11 Agustus 1987, Arema mempunyai julukan “Singo Edan” . Mereka bermain di Stadion Kanjuruhan dan Stadion Gajayana. Arema adalah tim sekota dari Persema Malang. Di musim 2010-11, di acara launching sempat menggunakan nama Arema FC, namun dua hari kemudian kembali lagi ke nama Arema Indonesia.

Sejak hadir di persepak bolaan nasional, Arema telah menjadi ikon dari warga Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) dan sekitarnya. Sebagai perwujudan dari simbol Arema, hampir di setiap sudut kota hingga gang-gang kecil terdapat patung dan gambar singa.  Kelompok suporter mereka dipanggil Aremania dan Aremanita (untuk pendukung wanita)

Read the rest of this entry »

arti lambang…

Posted: October 21, 2010 in UMM

TULISAN ARAB MUHAMMADIYAH

Sebagai pengikut ajaran Nabi Muhammad

MATAHARI BERSINAR 12

Organisasi Muhammadiyah berdiri 1912

DUA KALIMAT SYAHADAT

Sebagai Ikrar dalam ajaran Islam, yaitu kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Pengakuan Muhammad sebagai utusan Allah

PADI DAN KAPAS

Bermaksud memperjuangkan adil dan makmur berupa sandang dan pangan serta tabiat seperti padi: ”Semakin berisi semakin merunduk”

sejarah singkat UMM

Posted: October 21, 2010 in UMM


Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berdiri pada tahun 1964. merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah.  Pada waktu itu UMM baru membuka 3 fakultas, yaitu: Hukum, Ekonomi dan FKIP (jurusan Pendidikan Agama Islam).  Selanjutnya, pada periode tahun 1968-1975,  UMM membuka lagi 2 fakultas, yaitu: FISIP dan Fak. Agama Islam.  Pada periode tahun 1975-1977, UMM kembali membuka 2 fakultas baru, yaitu: Pertanian dan Teknik.  Jumlah fakultas masih tetap sama hingga tahun 1983.  Baru pada periode tahun 1983-2000, beberapa fakultas baru dikbuka, yaitu: Psikologi, Peternakan, Program D3 Keperawatan dan Kedokteran.  Tahun 2007 ini, UMM kembali membuka fakultas baru, yaitu: PS Farmasi yang merupakan bagian dari fakultas ilmu-ilmu kesehatan.  Pada tahun 2009, pimpinan UMM melakukan penggabungan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian.

Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Jawa Timur, UMM kini mengelola lebih dari 18,000 mahasiswa aktif yang berasal dari hampir seluruh wilayah Indonesia dan bahkan dari luar negeri, seperti: Australia, Singapura, Malaysia, dan Timor Leste.  Walaupun UMM merupakan perguruan tinggi Islam, latar belakang agama mahasiswa bukan merupakan suatu kendala.  Oleh karena itu, mahaiswa UMM tidak hanya beragama Islam, namun ada yang Hindu, Budha, Kristen , dan Katolik.

Untuk mendukung kegiatan perkuliahan, UMM selalu meningkatkan fasilitas, baik pengembangan gedung perkuliahan, laboratorium, sarana komputer dan fasilitas akses intranet dan internet dengan menggunakan fiber optic dan beberapa area hotspot.  Selain itu juga dikembangkan perpustakaan digital yang dilengkapi dengan jurnal online, materi audio-visual, dan sumber informasi ilmiah lain yang tergabung dalan Indonesian Digital Library Network (IDLN).

Guna menunjang finansial, UMM mengembangkan beberaopa unit usaha sebagai profit center yang diharapkan dapat menyokong keuangan UMM tanpa membebani mahasiswa dengan dengan biaya kuliah yang tinggi.  Beberapa unit bisnis yang sudah berjalan antara lain: UMM Press, Book Store, UMM Dome, Hotel University Inn, dan Bengkel sepeda motor.  Dalam jangka dekat akan segera dibangun Rumah Sakit Pendidikan (Teaching Hospital), Pom Bensin, Rumah Susun Sederhana Sewa Mahasiswa, Mall, dan lain-lain.

sumber: http://www.umm.ac.id/page.php?lang=id&c=01&c2=0101&c3=010101&o=2

TOPENG MALANGAN

Posted: October 21, 2010 in NGALAMania ;)

Aset budaya tradisional Malang Raya berupa topeng malangan terancam musnah tergerus zaman. Pasalnya, topeng yang juga menjadi ikon Malang Raya itu kini tak lagi dikenal warga.

“Ironisnya, ini terjadi justru saat banyak pecinta seni dari berbagai negara berusaha mendalami sekaligus melestarikannya,” kata pengamat seni topeng malangan, Dwi Cahyono, kemarin. Sekarang ini, kata Dwi, pemahat topeng malangan sudah berkurang banyak. Sedangkan muda hanya segelintir yang tertarik melestarikannya. Bila hal terus ini berlanjut, Dwi khawatir topeng tersebut nanti justru menjadi milik negara lain.

Untuk melestarikan kekayaan budaya tersebut, Dwi terus berupa mengoleksinya, terutama topeng yang bisa ‘bercerita’ tentang sejarah seperti legenda Panji Asmorobangun karya maestro topeng malangan, Mbah Karimun. Ia saat ini memiliki 62 topeng malangan yang dipajang tepat di pintu masuk resto tradisional miliknya dan topeng malangan itu mengisahkan cerita Panji Asmorobangun dengan tokoh Dewi Sekartaji, Dewi Kilisuci, Bapang dan Panji Asmorobangun sendiri.

Menurut dia, masyarakat Malang sendiri tidak banyak yang tahu atau paham dengan cerita Panji Asmorobangun, padahal cerita ini sudah dikenal hingga Jerman bahkan ada pengamat dari Vietnam, Linda Keifin, yang sangat paham cerita panji secara detail.

Untuk melestarikan topeng malangan agar tidak sampai punah, katanya, dirinya bersama pecinta seni lainnya bakal menggelar workshop dua minggu sekali tentang bagaimana cara membuat topeng malangan. “Semua pengunjung termasuk wisatawan asing bebas melihat dan belajar bagaimana cara membuat topeng malangan yang dipandu oleh para pemahat khusus secara bergantian,” katanya.

Sementara salah seorang perajin tradisional topeng malangan yang berlokasi di Desa Kedungmonggo Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang, Jumadi, mengaku, para perajin topeng malangan tersebut masih minim perhatian terutama dari pemerintah setempat baik dalam bentuk permodalan maupun promosi.

Untuk mengembangkan dan tetap melestarikan salah satu ‘aset’ daerah yang masih dikerjakan secara tradisional tersebut, katanya, banyak mengalami kendala apalagi jika tidak ada campur tangan dari pemerintah. “Semakin hari kondisi pengrajin topeng malangan ini semakin terpuruk, berbeda dengan beberapa tahun silam yang masih ada perhatian dari PT Rajawali bahkan sampai dibangunkan padepokan,” katanya.

Menurut dia, prosentase penjualan topeng malangan saat ini juga jauh menurun dibanding beberapa tahun silam, sebab untuk mengadakan even-even juga tidak semudah sebelumnya. Saat ini, katanya, pihak hotel atau tempat-tempat pameran lainnya, manajemennya sudah berubah, kalau dulu memakai sistem bagi hasil, tetapi sekarang menggunakan sistem sewa, padahal topeng-topeng yang dipamerkan belum tentu terjual.

Ia juga mengakui, para pengrajin topeng malangan saat ini juga sudah berubah haluan, kalau sebelumnya masih merupakan “pekerjaan” sampingan, tetapi sekarang menjadi mata pencaharian dan celakanya omzet penjualan tidak seramai beberapa tahun silam bahkan beberapa hotel yang rajin memesan souvenir juga berkurang jauh.

“Yang kami butuhkan saat ini pemerintah bisa membantu dalam penyelenggaraan even pameran yang dipadu dengan ‘demo’ proses pembuatan topeng, sehingga masyarakat mengenal budaya khasnya,” tegasnya. Sebab, kata Jumadi, dari tahun ke tahun budaya khas ini semakin ditinggalkan dan kalau ada pihak asing yang melestarikan dan mengklaim hak patennya, pemerintah baru ‘kelabakan’.

Proses pembuatan topeng malangan antara 5 hari sampai 3 minggu, tergantung karakter topeng yang akan dibuat. Topeng-topeng khas tersebut seharga Rp100 ribu sampai Rp1 juta, khusus soevenir gantungan kunci dan topeng berukuran mini seharga Rp5000 sampai Rp30 ribu perbuah.

sumber: http://www.lintasberita.com/go/828539

mein profil.. my profile..

Posted: October 19, 2010 in Uncategorized

howdy everyone!! ^_^*

my name is dyah viona astika. people usually just call me dyah.

but my best friends always call me krummy. why do they do that? hmmm… well, there’s a special private reason behind it ;P

i am 18 years old girl, i was born in malang at december 30th 1992.

i don’t have any sibling. no brother nor sister. but that’s ok, i never fell lonely because i have my best friends around me. and i treat them just like my sisters and brothers.

there is a thing i am addicted to: music. i do love to sing  :’) ❤

music is my drug. though i’m not able to make music through my hands, but i can enjoy that music as well. also i can sing those melodies with my voice. to sing it is like breathing ❤

that’s my addiction. so what is yours? ;D

another thing about me, i really love the colors grey and black ^_^*

 

Hello world!

Posted: October 18, 2010 in Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!